RIAUTODAYS, Inhil - Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menanggulangi dampak hipertensi, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meluncurkan serangkaian program pelayanan kesehatan terbaru yang bertujuan menurunkan prevalensi hipertensi di wilayah ini.
Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, menjadi salah satu isu utama dalam kesehatan masyarakat karena risiko komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan gangguan ginjal. Dinas Kesehatan Inhil menganggap penting penanganan dini terhadap penyakit ini, yang kerap disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya yang sering kali tidak terdeteksi.
Penyuluhan dan Edukasi Intensif
Sebagai langkah pertama, Dinas Kesehatan Inhil intensif menggelar penyuluhan tentang hipertensi di seluruh kecamatan. Program edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memeriksakan tekanan darah secara rutin.
"Kami berkomitmen untuk mendidik masyarakat tentang cara mencegah dan mengelola hipertensi, melalui seminar, pembagian brosur, dan pemanfaatan media sosial," ungkap Dr. Rina Sari, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Rabu (14/8/2024).
Layanan Pemeriksaan dan Diagnosis Gratis
Dalam upaya deteksi dini, Dinas Kesehatan juga menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah gratis di puskesmas dan posyandu. Pemeriksaan ini sangat penting, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti lansia dan individu dengan riwayat keluarga hipertensi. Program ini bertujuan untuk memastikan hipertensi dapat terdeteksi lebih awal dan ditangani sebelum menimbulkan masalah kesehatan serius.
Pengobatan Terjangkau dan Manajemen Kesehatan
Bagi masyarakat yang terdiagnosis hipertensi, Dinas Kesehatan menyediakan akses pengobatan yang terjangkau atau bahkan gratis melalui puskesmas. Selain itu, pasien juga akan diberikan panduan mengenai pola makan sehat, pentingnya olahraga, serta cara-cara efektif dalam mengelola stres, yang semuanya berperan dalam pengendalian tekanan darah.
Monitoring dan Tindak Lanjut Teratur
Untuk memastikan keberhasilan pengobatan, Dinas Kesehatan Inhil juga melakukan monitoring berkala terhadap pasien hipertensi. "Kami berkomitmen untuk memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang optimal dan tindak lanjut yang tepat untuk menjaga kesehatan mereka dalam jangka panjang," tambah Dr. Rina.
Dukungan Komunitas dan Kolaborasi
Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga meluncurkan kelompok dukungan bagi penderita hipertensi, sebagai wadah untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan motivasi. Kolaborasi dengan rumah sakit, lembaga non-pemerintah, serta sektor swasta juga dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.
Melalui serangkaian program inovatif ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat mengurangi prevalensi hipertensi di masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi, menciptakan komunitas yang lebih sehat dan lebih peduli terhadap kesehatan jantung. (ADV)